Tips Jitu Jual handphone Xiaomi agar Cepat Laku dengan Harga Tinggi

Tips Jitu Jual Xiaomi agar Cepat Laku dengan Harga Tinggi

Xiaomi merupakan brand yang berasal dari negara tirai bambu, China yang sedang naik daun beberapa tahun belakangan ini. Indonesia menjadi salah satu target pasarnya yang dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan dalam penjualannya, karena segmen pasarnya yang benar-benar lengkap dan mendukung. Harga jual handphone Xiaomi yang murah tentu memberi minat konsumennya sehingga cepat laku di pasar tanah air.

Namun, ketika sudah tidak menggunakannya lagi dan ingin menggantinya yang baru, tentu kita bisa menjualnya agar mendapat dana tambahan untuk membeli tipe Xiaomi yang baru. Menjual produk usungan dari Tiongkok ini sebenarnya susah-susah gampang, karena sudah terlalu banyak barang second-nya sehingga Anda pun juga harus mengikuti kompetisi penjualannya.

Bagi Anda yang masih bingung bagaimana menjual smartphone Xiaomi agar cepat laku, berikut beberapa tips jitu untuk Anda.

  1. Bersihkan keseluruhan bodi dan layar

Cara pertama yang perlu Anda lakukan adalah membersihkan keseluruhan bodi dan layarnya. Sebelum melakukannya, sebaiknya Anda lepaskan terlebih dahulu case dan tempered glass yang terpasang. Setelah itu, Anda bisa membersihkan atau mengelapnya dengan memakai lap halus atau kanebo.

Jangan pernah membersihkannya menggunakan air karena Xiaomi sangat rentan terhadap air, kecuali kalau memang sudah diberikan fitur tahan air yang menjadi tidak masalah Anda membersihkannya memakai air.

  1. Persiapkan semua kelengkapan unitnya

Cara kedua jual Xiaomi agar cepat laku adalah memastikan semua unitnya lengkap. Unit-unit tersebut mulai dari kotaknya, charger, buku manual, headset, sampai kartu garansi (kalau belum digunakan). Kalau Anda masih memiliki semua unitnya, tentu harga yang dijual bisa lebih mahal dibandingkan unitnya tidak lengkap.

Calon pembeli pun juga akan lebih memilih unit Xiaominya lengkap karena mereka tentu tidak perlu membeli lagi perlengkapan yang lainnya. Anda juga akan semakin mudah menentukan harganya, apalagi Anda dapat memberikan harga yang tidak begitu jauh dengan barang barunya.

  1. Reset smartphone

Sebelum Anda menjualnya, pastikan juga kalau Anda sudah melakukan reset smartphone Xiaomi-nya. Reset tersebut dilakukan agar smartphone-nya bisa kembali ke setelan pabrik. Artinya, semua aplikasi yang sudah pernah Anda instal, data-data yang pernah disimpan, dan kontak milik Anda akan terhapus keseluruhannya, sehingga seperti dalam keadaan baru beli.

Anda yang ingin meresetnya, jangan lupa untuk melepaskan memori eksternal dan SIM Card Anda. Hal tersebut mencegah terjadinya error atau kartu tidak bisa terbaca lagi. Anda yang belum tahu caranya, cukup tekan Power dan Volume Up secara bersamaan, lalu tunggu saja sampai muncul logo MI muncul.

Lalu, pilih menu Wipe Data/Factory Reset dan pilih lagi Wipe All Data. Untuk konfirmasinya, pilih Yes. Agar bisa tergeser kiri atau bawah, gunakan tombol tombol Volume Up atau Down, sedangkan konfirmasi pilihan tekan tombol Power.

Tunggu saja sampai prosesnya selesai dan lakukan restart untuk memastikannya.

  1. Foto dengan detail

Calon pembeli akan mudah tertarik dengan barang Xiaomi Anda kalau foto yang diberikan sangat detail. Mulai dari bagian layarnya, bodi belakang, sisi samping kiri kanan, sampai bagian lubang charger-nya perlu diperlihatkan. Hal tersebut menjadi bahan pertimbangan calon pembeli dengan melihat kondisi visualnya seperti apa.

  1. Survey harga

Memberikan harga jual Xiaomi bekas tidak boleh sembarangan karena masyarakat sudah tahu kalau harganya yang memang sudah murah jangan sampai Anda memberikan harganya terlalu tinggi. Ada baiknya survey harga terlebih dahulu di situs-situs penjualan smartphone bekas untuk lebih jelasnya.

Ketika menjualnya, Anda harus sabar untuk mendapatkan konsumen. Intinya, berikan secara detail Xiaomi Anda agar calon konsumennya bisa mengetahui lebih jelas kondisi smartphone Anda. Jangan lupa gunakan saja situs online untuk menjualnya agar lebih mudah mendapatkan konsumen, ya.

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail